Milisi Houthi yang didukung Iran mengatakan mereka membajak kapal tersebut karena hubungannya dengan Israel dan akan terus menargetkan kapal-kapal di perairan internasional yang terkait atau dimiliki oleh Israel hingga serangan Israel di Jalur Gaza dihentikan.
“Semua kapal milik musuh Israel atau yang berurusan dengannya akan menjadi sasaran yang sah,” kata Houthi seperti dilansir dari AP News.
“Penahanan kapal Israel merupakan langkah praktis yang membuktikan keseriusan angkatan bersenjata Yaman dalam melancarkan pertempuran laut, apapun biaya dan kerugiannya. Ini adalah awalnya,’ tambahnya.
Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyalahkan Houthi atas serangan terhadap Galaxy Leader berbendera Bahama, sebuah pengangkut kendaraan yang berafiliasi dengan miliarder Israel. Dikatakan tidak ada orang Israel di dalamnya.
Operator kapal asal Jepang, NYK Line, mengatakan kapal tersebut tidak membawa muatan pada saat pembajakan. Anggota awaknya berasal dari Filipina, Bulgaria, Rumania, Ukraina dan Meksiko, kata NYK.
Editor : eka